Jenis Penyakit Sperma

Leave a comment

Jenis Penyakit Sperma, bentuk bentuk sperma, morfologi sperma abnormal, kelainan morfologi sperma, macam macam air mani pria, obat tradisional sperma kosong, penyebab penyumbatan saluran sperma, jenis sperma, operasi penyumbatan saluran spermaSperma merupakan benih untuk pembuahan bersama dengan sel ovum milik betina. Apabila sel sperma normal maka proses pembuahan untuk menghasilkan keturunan dapat berfungsi. Namun jika sel sperma itu terdapat gangguan atau penyakit, maka dalam hal ini sel sperma tidak dapat membuahi sel telur.

Adapun mengenai penyakit yang dapat menjadi masalah di dalam produktivitas sperma adalah seperti cedera kromosom, kelainan saluran sperma, Tumor atau kanker, Varikokel, Infeksi dan sebagainya.

Berikut di bawah ini beberapa gangguan atau penyakit-penyakit yang berkaitan dengan sperma pria diantaranya :

  • Teratospermia merupakan keadaan medis dimana wujud jumlah sel sperma banyak  yang tidak normal.  Laki-laki mengalami teratospermia umumnya dengan bentuk sperma, jumlah, gerakan yang mengakibatkan laki-laki tidak dapat mempunyai ketutunan. Hingga saat ini belum dipastikan faktor pemicu dari gangguan seperti ini.
  • Asthenozoospermia merupakan pergerakan lambatnya sel sperma. Gerakan sel sperma pada umumnya banyak sekali. Dari berjuta-juta sel sperma yang dikeluarkan laki-laki, terdapat sebagian kecil sel sperma yang bergerak cepat dan lincah. Sedangkan sebagian yang lainnya bergerak sangat lambat dan tak tentu arah. Penyebabnya beraneka ragam bisa didapatkan dari wujudnya dan faktor cacat sel sperma.
  • Oligospermia adalah keadaan yang dimiliki oleh pria yang mempunyai kadar atau jumlah sel sperma yang sangat sedikit. Menurut pakar kesehatan sperma yang mengalami panyakit atau gangguan Oligospermia dipicu oleh gaya hidup, kesehatan, lingkungan serta adanya kelainan pada alat vital pria. Kadar yang normal menurut riset penelitian adalah dalam 1 mililiter semen atau sperma terdapat hampir 20 juta sel sperma.
  • Azoospermia adalah kategori yang dialami pria, dimana pada sistem reproduksinya tidak ditemukan sel-sel sperma pada air mani.  Penyebabnya dapat berupa tetis mengalami gangguan yang mengakibatkan tidak dapat memproduksi sperma. Dalam hal ini perlu adanya penanganan medis secara serius, sebab dapat dikatakan Azoospermia adalah keadaan yang tidak adanya sel sperma sama sekali. Dalam hal ini diperlukan adanya metode atau pengobatan yang dapat memulihkan kembali produktivitas sperma pada reproduksi pria.

 

Leave a Reply